24-11-2021
Bendera 300 Meter Dibentangkan Keliling Benteng Wolio

BAUBAU - Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021 di Kota Baubau terasa lebih unik. Bendera merah putih sepanjang 300 meter dengan lebar 3 meter dibentangkan mengelilingi kawasan Benteng Wolio, Kamis (28/10).


Lebih dari itu, sang merah putih ukuran besar tersebut diboyong oleh pemuda-pemudi dari latar berbeda. Di sudut lain, ada pula sejumlah generasi muda dengan gagahnya mengenakan pakaian adat dari 33 provinsi se-Indonesia ikut mengibarkan bendera itu mengitari benteng dengan keliling 2.740 meter.


Pembentangan bendera raksasa ini terlaksana atas kerja sama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Baubau dengan Kodim 1413/Buton. Aparat TNI begitu sigap membantu hingga pengibaran bendera merah putih selesai.


"Pelaksanaan (peringatan sumpah pemuda) tahun ini ada sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Kita saksikan bersama-sama puncak kegiatan tadi pengibaran bendera 300 meter. Saya pikir ini merupakan salah satu bendera paling panjang yang pernah dikibarkan di Indonesia. Intinya, ini sangat luar biasa," ujar Dandim 1413/Buton, Letkol Arm Muhamad Faozan.


Pemandangan ini, menurut dia, menunjukkan bahwa para pemuda bisa dipersatukan. Momen sumpah pemuda ini juga sekaligus menjadi ruang untuk mengingatkan kembali betapa besar jasa-jasa pendahulu dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.


"Apalagi Kota Baubau dengan dinamika politik begitu tinggi serta belakangan ini dibarengi adanya kegiatan sejumlah kelompok pemuda yang kurang pas. Makanya lewat perayaan Hari Sumpah Pemuda tahun ini kita harapkan pemuda kembali bersatu melakukan kegiatan-kegiatan yang positif," pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Arief Budianto Gavoer menuturkan, pembentangan bendera Merah Putih 3 x 300 meter melibatkan berbagai kelompok pemuda ini merupakan yang pertama kali dilakukan di kawasan Benteng Wolio ini. Ini terealisasi berkat kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dengan Kodim 1413/Buton.


"Awalnya justru (ukuran bendera) kecil saja benderanya. Tapi, pak Dandim bilang ini harus besar sampai tiga meter lebarnya. Menjahit bendera ini butuh sekitar tiga pekan. Kita harapkan melalui momen ini bisa membangkitkan kembali semangat solidaritas dan nasionalisme antar pemuda ditengah banyaknya perbedaan sebagaimana ikrar pemuda," ungkap Arief.


Kata dia, sebelum pengibaran bendera raksasa tersebut, pihaknya juga menggelar Jambore dan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) pemuda yang dipusatkan di kawasan wisata Hutan Pinus Samparona. "Dalam Musrenbang itu seluruh pemuda terlibat langsung memikirkan dan mengusulkan program untuk pembangunan kepemudaan di Baubau," tandas Kabid Kepemudaan Dispora Baubau ini.(san)