Berita
Festival Perairan Pulau Makasar, Revitalisasi Potensi Pesisir Bernuansa Budaya

Kinerja Panitia Festival Perairan Pulau Makasar (FPPM) Kota Baubau 2008 mempersiapkan acara pembukaan sukses. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan mulus. Baik dari kesiapan lokasi hingga racikan acara yang diagendakan tak satu pun yang terlewatkan. Sebuah momen besar pertama di Kota Baubau.

Acara dibuka langsung Dirjen Perikanan Tangkap Departemen Kelautan dan Perikanan, DR. Ir. Ali Supardan atas nama Menteri Kelautan dan Perikanan RI di atas pelataran bukit Wantiro yang disaksikan ribuan warga termasuk barisan armada kapal nelayan dari tengah teluk Baubau.

Kemeriahan acara pembukaan juga diwarnai aksi memukau para pecinta oleh raga air seperti Flyng Fish, Banana Boat dan Jet Ski.

Dirjen Perikanan Tangkap Departemen Kelautan dan Perikanan, DR. Ir. Ali Supardan menyatakan apresiasi positif dan salut terhadap terobosan yang dilakukan Walikota Baubau, MZ Amirul Tamim dan Wakil Walikota, H. LM Halaka Manarfa dalam memanfaatkan ruang kota khususnya kawasan pesisir sebagai asset masyarakat yang berharga. Sebab, kawasan pesisir sebagai kawasan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pemanfaatan kawasan pesisir yang dipadukan dengan nuansa wisata budaya bahari dinilai sebagai ide cemerlang dan cerdas dalam melihat potensi alam. Membangun kawasan pesisir dengan tepat peka melihat potensi lingkungan. Sedangkan padanan atraksi budaya merupakan gambaran pelestarian adat sebagai warisan peradaban masa kesultanan.

Setelah Pantai Kamali, Kawasan Palagimata, kini giliran sisi utara Kota Baubau mendapat perhatian. Jalur jalan penghubung Kota Baubau, Buton Utara ‘disulap’ menjadi kawasan yang menakjubkan. Dilengkapi dengan taman dan fasilitas rekreasi bagi warga kota.(Bardin-MS)