Berita
Masyarakat Kalia-Lia "Belajar" Pilih Makanan Dan Obat


penyuluhan_2_400Masyarakat Kelurahan Kalia-Lia mendapatkan informasi tentang bagaimana memilih produk makanan  yang sehat dan ilmu tentang bagaimana memilih obat yang sesai dengan aturan kesehatan, pada kegiatan penyuluhan dan penyebaran informasi produk  pangan dan obat.  Pemateri dalam kegiatan tersebut masing-masing Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Tim Penggerak PKK, dan pihak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Sultra, di Aula Kantor Kelurahan Kalia-Lia (3/9).
Ketua Penggerak PKK, Hj. Yusni Amirul saat mendampingi tim penyuluhan, mengatakan kegiatan sosialisasi ini seharusnya dipusatkan di Kecamatan Wolio, namun karena Kelurahan Kalia-Lia akan mewakili Bau-Bau dalam lomba P2WKSS di akhir Februari 2010 ini maka pemerintah dan Tim Penggerak PKK mengajukan untuk di diadakan di kelurahan Kalia-lia.
Pada kesempatan itu juga,  Hj Yusni jg menghimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga. Selain itu kepada kepada guru-guru agar memberikan pemahaman kepada siswa/siswi tentang pola hidup sehat dan bersih termasuk apa yang seharusnya anak-anak jajan, ”Biasanya guru menjadi teladan murid-muridnya, jadi anak-anak percaya akan informasi yang diberikan,”ungkapnya.
Titi Andriani Tasman, SH dari Badan POM Sultra, memberikan informasi mengenai makanan-makanan yang seharusnya di konsumsi masyarakat dan makanan yang perlu dihindari untuk dikonsumsi. Makanan tersebut seperti bakso yang kadang mengandung boraks. Juga zat pewarna Rhodamin B  yang bisa didapat pada makanan ringan seperti kerupuk. Seharusnya Rhodamin B ini digunakan untuk industri tekstil atau untuk pewarna plastik. “dampak untuk tubuh manusia akibat mengkonsumsi boraks, Rhodamin B dan Formalin bisa menyebabkan kematian,” tuturnya
H. Andi Suryadi, SE dari Badan POM mengatakan pengawasan juga dilakukan terhadap obat-obatan yang beredar sampai kedaerah daerah. semua itu bertujuan untuk melindungi konsumen atau masyarakat. Dalam pengawasan obat-obatan, balai pom bekerja sama dengan Polri, Kejaksaan dan pihak Pegadilan. (nur kominfo)