Berita
Menyisir Perairan Bau-Bau Bersama Walikota

Ditengah kesibukannya yang seabrek,Walikota Bau-Bau Drs. MZ. Amirul Tamim M.Si kemarin masih menyempatkan diri untuk mengelilingi perairan Bau-Bau. Selain Dandim 1413 Buton Letkol Ganef Suwondo S.Ip, Kajari Bau-Bau Suroto SH, Danposal Bau-Bau Letda Andi Husain, Sub denpom Bau-Bau Danramil Wolio, kepala pelabuhan Bau-Bau Abdul Karim Dama, kepala kantor Agama Kota Bau-Bau Drs. H. Muirun Awi M.Si yang menemani orang nomor satu di Kota Bau-Bau.

Amirul yang juga ditemani anak kesayangannya Natas, memulai mengelilingi perairan Bau-Bau dari pelabuhan Bau-Bau sekitar pukul 10 30 wita dengan menggunakan 2 buah kapal fiber milik kepala kantor Depag Kota Bau-Bau. 2 buah fiber yang melaju dengan kecepatan sedang tersebut melewati obyek-obyek wisata publik seperti pantai kamali, kota mara, batu poaro, pantai lakeba, dan terakhir pantai nirwana.

Sepanjang perjalanan yang dilewati tak henti-hentinya Amirul memberikan penjelasan kepada unsur Muspida Kota Bau-Bau jika konsep menggunakan halaman depan menghadap pantai seperti kantor Walikota Bau-Bau merupakan salah satu konsep yang kini sedang diterapkan oleh Pemkot Bau-Bau. Kemudian, di sekitar pantai kini sudah dibuka jalan yang memudahkan akses warga sekitar menuju ke lokasi-lokasi wisata yang diinginkan.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam, akhirnya Walikota dan unsur Muspida tiba di sebuah tempat yang kini jadi kawasan obyek wisata Nirwana diving plus. Pasalnya, di lokasi obyek wisata ini ada sebuah goa yang dinamakan goa moko yang mempunyai keunikan tersendiri dan mempunyai keindahan yang luar biasa. Bahkan, didalam goa terdapat air yang mempunyai kedalaman sekitar 30 meter yang bisa digunakan untuk melakukan penyelaman.

Pemkot Bau-Bau menurut Amirul akan mengembangkan kawasan gua Moko sebagai salah satu kawasan nirwana diving plus. Sebab, kawasan gua moko selain untuk menyelam juga ada ditemukan benda-benda purbakala berupa keramik peninggalan Cina baik yang sudah utuh maupun tidak lagi.

Kawasan gua moko yang baru dibuka oleh Pemkot Bau-Bau sebagai salah satu kawasan wisata kini jadi perhatian turis dari manca negara yang ada dari beberapa turis itu seperti Belanda dan Australia mengaku sudah kurang lebih 4 bulan melakukan penyelaman di kawasan wisata gua moko ini.

Gua moko yang belum lama ini ditemukan ternyata memiliki keindahan yang luar biasa karena memiliki keunikan-keunikan yang tidak dimiliki oleh gua-gua yang lain. Karena itu, ke depan Pemkot Bau-Bau akan melakukan penelitian terkait benda-benda purbakala berupa keramik yang ditemukan di dalam gua moko."Yang pasti, sesuai dengan aturan yang ada benda-benda purbakala yang ditemukan tersebut akan tetap diamankan untuk penelitian. Dan gua moko akan dijaga sehingga setiap yang akan ke goa ini tidak diperbolehkan mengambil benda-benda purbakala melainkan hanya dibolehkan untuk menyelam saja," ujar Amirul. (Lay-Kepres)