Berita
Mendagri Akan Hadir Pada FPM dan Kongres Bahasa Daerah


Menteri dalam Negeri Gamawan Fauzi rencana akan menghadiri festival Pulau Makasar (FPM) dan Kongres Bahasa Daerah pada bulan juli 2010. kehadiran beliau sekaligus untuk meresmikan kantor Walikota Bau-Bau Palagimata. ”kehadiran Mendagri angat diharapkan, bukan hanya untuk meresmikan kantor Walikota, ataupun menghadiri festival Puma dan Konres Bahasa Daerah, tetapi juga agar jajaran kementerian bisa melihat Bau-Bau saat ini yang sudah layak untuk mengambil peranan sebagai ibukota Buton Raya yang selam ini di wacanakan masyarakat,” ungkap Walikota Bau-Bau, Drs. H Mz Amirul Tamim, M.Si.
    Untuk itu kepada jajaran Pemerintah maupun masyarakat, harus terus bersama-sama untuk membangun daerah dengan kebersamaan, dan juga mensukseskan kegiatan FPM dan kongres bahasa daerah. Selain itu juga, jalan santai Ikatan alumni Universitas Haluoleo (IKA Unhalu), dengan peserta 10.000 orang.. Kegiatan tersebut juga akan dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara, H Nur Alam, SE.  
    Sementara Kepala Badan Komunikasi Informasi dan Pengolahan Data Kota Bau-Bau, Drs. Sadarman, M.Si mengatakan upacara pembukaan Festival Puma direncanakan tanggal 18 juli yang diawali dengan kegiatan Tuturaniandala, dan kemudian akan diikuti oleh berbagai rangkaian kegiatan termasuk kongres bahasa daerah. ”kominfo sendiri sudah menginformasikan hal ini kepada masyarakat luas, baik melalui websaite maupun melalui media cetak dan media elektronik, baik media lokal maupun media elektronik, hal ini agar kegiatan ini diketahui oleh masyarakat  nasional maupun internasional,”ungkapnya.
    Kesemua itu juga dilakukan agar masyarakat luas bisa mengikuti berbagai lomba yang akan dilaksanakan dalam acara festival tersebut. Lomba-lomba tersebut antara lain, lomba dayung, renang tradisional, voli pantai. Selain itu akan juga dilaksanakan pesta adat mataa yang nanti akan dipusatkan di Kecamatan Sorawolio, juga berbagai kegiatan kesenian yang rencana akan dilaksanakan di Pantai kamali. ”rangkaian kegiatan tidak dilaksanakan satu tempat saja, dimaksudkan agar semua masyarakat Bau-Bau dapat memperoleh manfaatnya, utamanya bisa menambah penghasilan masyarakat, para penjual yang ada dipantai kamali ataupun pedagang yang ada di lokasi-lokasi kegiatan,”katanya.
Ditambahkan, pemerintah dan masyarakat tentunya punya andil dalam mensukseskan kegiatan ini, olehnya sangat dibutuhkan partisipasi semua pihak, dengan menjadikan Bau-Bau sebagai Kota yang layak untuk dihuni, yakni indah, aman, dan nyaman. Siapapun yang berkunjung ke Bua-Bau akan senang dan nyaman. ”olehnya mari bersama-sama untuk mengadakan pembersihan dilingkungan pekarangan, sebagai wujud Bau-Bau Kota Sehat 2010. kepada masyarakat Puma mari kita meningkatkan budaya bersih, bulan depan Puma akan menjadi miniatur tempat wisatawan berkunjung.
    Sementara untuk kongres bahasa daerah, menurut Sadarman, memiliki tujuan positif pula, yakni agar masyarakat luas mengenal  bahwa Bau-Bau memiliki banyak bahasa daerah,baik bahasa Wolio, Cia Cia, bahasa sui, dan Pancana , dan ini merupakan aset bagi dunia pariwisata kita. ”kita akan selalu membuka diri agar budaya masyarakat kita dikenal, sehingga Bau-Bau menjadi daerah yang maju. Meskipun kota ini kecil tetapi sudah dikenal dimana-mana karena terus berinteraksi dengan dunia luar. (nur)