Berita
Hari Kesadaran Nasional, Momen Berbenah Diri

Hari Kesadaran Nasional, Momen Berbenah Diri
Hari Kesadaran Nasional diperingati oleh Pemerintah Kota Bau-Bau dengan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) beserta jajarannya. Hal ini menurut Sekot Bau-Bau, Suhufan, untuk memberikan penyegaran kepada seluruh SKPD untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil yang sesunggunya. Momen ini juga dimanfaatkan untuk berbenah diri, “ marilah kita berbenah diri dengan memperbaiki organisasi dimana kita mengabdi secara professional. Tujuan berbenah diri diimplementasikan dalam budaya kerja, dengan tertib waktu, tertib administrasi, tertib fisik, keamanan personal, keamanan informasi, ketertiban dan kebersihan dimana kita bekerja”. Papar Sekot Bau-Bau pada upacara hari kesadaran nasional (17/5) di halaman kantor Walikota Palagimata.
      Budaya kerja juga harus dilandasi komitmen dan profesionalisme, untuk mencapai kapabilitas menuju pemerintahan yang baik (good governance) dan pelayanan prima yakni mudah, murah dan memuaskan. Sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku sehingga tidak menjadi boomerang bagi PNS atau aparatur yang memberikan pelayanan. Seorang warga negara indonesia (WNI) yang telah diangkat menjadi PNS, maka sejak saat itu, ia telah menyerahkan sebagian kedaulatan pribadinya kepada Negara dan Pemerintah RI. “Untuk menjadi PNS, punya dasar hukum tertulis, yaitu : UU – PP – Kepres – Permenpan – Peraturan Kepala BKN,”tutur Sekot.
      PNS juga harus mengetahui dan mengamalkan nilai dasar sebagai pegawai, yakni PNS harus loyal kepada Negara dan Pemerintah RI. PNS harus Netral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak boleh diskriminatif berdasarkan jenis kelamin, suku, agama, ras maupun golongan. PNS harus Profesional, PNS harus mampu berpikir konseptual, berpikir alternatif (kreatif-inovatif-inisiatif). PNS dan keluarganya harus hidup layak dari gaji-gaji, harus mampu memacu produktifitas kerja PNS.
      Akuntabel. Tindakan PNS dalam menjalankan tugas, fungsi dan jabatannya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada atasan, organisasi, hukum masyarakat dan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, ada Sumpah Jabatan, Sumpah PNS dan Peraturan Disiplin PNS, Kewajiban dan Larangan. Sebagai perekat NKRI. PNS harus mampu, “dan PNS sudah tandatangan kontrak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
      Skala kematangan PNS juga diperlukan dalam menjalankan tugas-tugasnya yakni seorang PNS dalam bekerja harus inisiatif, integritas, kemampuan beradaptasi, semangat berprestasi, pengedalian diri., “bila ini tercapai maka Visi PNS  yakni Profesionalisme dan sejahtera, akan tercapai, Visi ini bukan hanya untuk pimpinan, tetapi harus diketahui dan dijalankan oleh seluruh aparat,” Tandas Sekot. (Nur sarawati)