Berita
Bau-Bau Dapat Perhatian Khusus dari Kominfo RI

Kota Bau-Bau mendapat perhatian khusus dari Departemen Komunikasi dan Informatika RI dibidang pengembangan teknologi dan system pemerintahan berbasis elektronik government (e-Gov). hal ini terungkap setelah kunjungan kerja Jajaran Badan Komunikasi Informasi dan Pengolahan Data Kota Bau-Bau rabu kemarin (6/1)di Jakarta.

Rombongan yang terdiri dari Drs Sadarman, M.Si ( Ka. Badan), dan staf Kominfo Bau-Bau lainnya yang terdiri dari La Madi S.Sos, M.Si, Hamzah dan La Ode Abdul Zulkarnain ini diterima langsung Sekretaris Direktorat Jendreal Aplikasi Telematika bDepatemen Kominfo RI, Djoko Agung Hariyadi dan Direktur e-Government Depkominfo, Herry Abdul Azis.

Dalam paparan kedua pejabat penting Depkominfo RI ini, terungkap apresiasi mereka terhadap Kota Bau-Bau yang punya perhatian khusus dalam pengembangan Teknologi Informasi “Dalam catatan Depkominfo, Kota Bau-Bau termasuk satu dari tiga daerah yang menempatkan Kominfo itu sebagai lembaga setingkat Dinas/Badan. Lainnya hanya Kantor bahkan ada yang menyisip ke dinas tertentu,” kata Djoko Agung Hariyadi.

Ketiga daerah dimaksud adalah Kota Malang, Kota Jambi dan Kota Bau-Bau sendiri.”Itu persetasi sekaligus bentuk pemahaman tinggi dari Kepala Daerah di bidang pengembangan teknologi Indormasi” imbuh Djoko.

Sebagai bentuk apresiasi, maka Depkominfo berusaha semaksimal mungkin agar Kota Bau-Bau di tahun 2009 ini mendapatkan fasilitas berupa Mobile Community Access Point (M-CAP), sebuah fasilitas mobil warnet keliling, yang saat ini Depkominfo baru baru menyerahkan kepada 2 kota besar di Indonesia, yakni Kota Makassar (Sulsel) dan Kota Denpasar.(Bali).

Halnya dengan Direktur e-Government, Herry Abdul Azis mengatakan jika pihaknya akan berusaha memberikan layanan free berupa perangkat software dan hardware kepada Kota Bau-Bau dengan kemajuan teknologi Informasinya. “Yang terpenting sekarang, Bau-Bau menyiapkan Brainware-nya, sebab jangan sampai investasi yang diberikan Depkominfo nantinya akan menjadi sia-sia, karena tidak di kelola secara professional, dan banyak contoh kasus daerah seperti itu” ujar Herry yang juga pernah bekerja sebagai Staf ahli di BPPT.

Pertemuan dengan jajaran Depkominfo ini berlangsung selama kurang lebih 5 jam, membahas tentang system elektonik goverment (e-Gov), yang merupakan langkah baru dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakatnya. Bahkan, kedua pejabat ini berencana berkunjung ke Kota Bau-Bau melihat perkembangan Teknologi Informasi, sekaligus menyerahkan bantuan pusat di sektor ini. (zah/inkom)