Berita
Dewan Bau-Bau Ketok Palu Pemekaran Kecamatan Lea-Lea

Apa yang menjadi keinginan dari pihak eksekutif agar pemekaran Kecamatan Lea-Lea bersama 2 kelurahan baru yakni Kelurahan Kantalai dan Tampuna sudah terbentuk sebelum HUT Kota Baubau yang ke-7 pada tanggal 17 Oktober 2008 sudah menjadi kenyataan. Pasalnya, DPRD Kota Baubau melalui sidang paripurna sudah mengetok palu tanda persetujuan pemekaran Kecamatan Lea-Lea diikuti 2 kelurahan baru yakni Kelurahan Kantalai dan Tampuna.

Wakil ketua DPRD Kota Baubau La Ode Abdul Munafi S.Pd M.Si mengatakan, pembahasan pemekaran Kecamatan Lea-Lea dan Kelurahan Kantalai serta Tampuna di DPRD Kota Baubau berjalan dengan baik dan sempurna mulai dari penjaringan aspirasi masyarakat di kantor Kecamatan Bungi sampai kepada rapat kerja DPRD dan pemerintah sudah tidak ada masalah lagi.

Sehingga menurut Munafi, saat paripurna penetapan peraturan daerah pemekaran Kecamatan Lea-Lea dan pemekaran Kelurahan Kantalai dan Tampuna yang digelar di ruang sidang kantor DPRD Kota Baubau kemarin, semua fraksi yang ada di DPRD Kota Baubau memberikan persetujuannya untuk menjadi peraturan daerah.

Sementara itu, Walikota Baubau ungkap kepala kantor Inkom Arsip dan Pengolahan Data Kota Baubau Drs Sadarman M Si mengungkapkan, dengan ditetapkannya Kecamatan Lea-Lea oleh DPRD Kota Baubau menjadi sesuatu yang sangat istimewa dan kado bagi Kota Baubau yang akan memperingati HUTnya yang ke 7 pada 17 Oktober 2008.

Dijelaskan Sadarman, Kecamatan Lea-Lea nantinya terdiri dari lima kelurahan yakni Kelurahan Lowu-Lowu, Kalia-Lia, Palabusa serta dua kelurahan baru yakni Kelurahan Kantalai dan Tampuna. Sedangkan lokasi ibukota kecamatan ditempatkan di Kelurahan Kalia-Lia. (Lay-Kepres)